HAM

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

1.      Pengertian HAM

          HAM adalah        hak dasar atau hak pokok yang dimiliki manusia swejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa

2.      Ciri pokok hakikat HAM

a.Tidak diberikan, dirampas

b.melekat

c. meningkatkan nilai keanusiaan

3.      Sejarah HAM

A.    Latar belakang perjuangan HAM

Timbulnya perjuangan HAM karena adanya :

a.      Ketidak adilan

b.      Penjajahan

c.       Perbudakan

d.      Kezaliman penguasa negara

B.     Timbulnya perjuangan HAM

a.      Perjuangan HAM di Inggris keluar piagam :

1)                 Magna Charta 1215, isinya :

2)                 Petition of Rights 1628 , isinya :

3)                 Habeas Corpus Act 1679, isinya :

4)                 Bill of Rights 1689, isinya :

b.      Perjuangan HAM di AS th. 1776

Perjuangan HAM di AS dilandasi oleh pemikiran John Locke yaitu life, liberty, property

Piagam HAM di AS : “ Declaration of Independence of the United States “       

c.       Perjuangan HAM di Perancis th. 1789

Piagamnya : “ Declaration des droit de l`home et du citoyen “ memngenai hak asasi manusia dan warga Negara. Piagam ini mencanangkan hak atas kebebasan ( liberte), hak kesamaan ( egalite ), hak persaudaraan dan kesetiakawanan ( fratenite )

d.      Perkembangan  HAM abad 20

Perjuangan HAM mencakup semua bidang kehidupan. Tahun 1941 Presiden AS Rosvelt menyatakan The Four Freedoms yaitu :

1)       Kebebasan berbicara ( Freedom of Speech )

2)       Kebebasan beragama ( Freedom of Religion )

3)       Kebebasan dari rasa ketakutan ( Freedom from Fear )

4)       Kebebasan dari kemelaratan ( Freedom from Want )

e.       Pengakuan HAM oleh PBB 10 Desember 1948

Piagamnya : “ Universal Declaration of Human Rights “ ( UDHR )

4.      Macam – macam HAM secara Universal :

a.      Personal Rights( Hak asasi pribadi ) :

1)      . hak hidup

2)       .hak kebebasan ( beragama, berpendapat, bergerak, berserikat )

3)      . Hak milik

b.      Political Rights ( Hak asasi politik) : 1). Hak ikut dalam pemerintahan, 2). Hak ikut dipilih dan memilih dalam pemilu, 3). Mendirikan parpol, 4). Mengadakan petisi

c.       Property Rights ( Hak asasi ekonomi ) : hak milik, hak jual beli, hak sewa

d.      Social and culture Rights ( Hak social budaya ) : hak memilih pendidikan , hak mengembangkan kebudayaan

e.       Rights of Legal Eqaulity (perlakuan sama dalam hukum dan pemerintahan )

f.       Procedural Rights ( hak memperoleh tata cara peradilan dan perlindungan ) : penangkapan, peradilan, penggeledahan.

5.      Instrumen Hukum HAM :

a.      Latar Belakang penyusunan instrument hukum HAM : adanya ketidakadilan, perbudakan, kekerasan, penjajahan, pelanggaran HAM, kezaliman penguasa negara

b.      Instrumen Hukum HAM :

Instrumen HAM adalah  berbagai peraturan perundang- undangan berisikan ketentuan –ketentuan jaminan HAM sebagai alat untuk menjamin perlindungan dan pelaksanaan HAM di Indonesia. Instrumrn HAM meliputi peraturan perundangan yang sengaja dibuat khusus untuk melindungi /menjamin perlindungan HAM. Dapat juga berupa perundangan yang dibentuk untuk meratifikasi terhadap konvensi ( perjanjian ) internasional tentang HAM. Instrumen hukum HAM meliputi :

1)      . Pancasila : dalam lima sila

2)      . UUD 1945 : dalam Pembukaan : 4 alinea dan Batang Tubuh ( pasal 28 A – 28 J ), contoh  : pasal 28 A : hak untuk hidup, hak mempertahankan hidup,

3)      . Piagam PBB tentang HAM ( Universal Declaration of Human Rights )

4)      . UU No. 39 / 1999 tentang HAM

5)      . Tap MPR No. XVII / MPR / 1998 tentang HAM

6)      . Kepres N0. 36 / 1990 tentang Pengesahan Konvensi tentang Hak- hak Anak  ( Convention on the Rights of the Child)

7)      . UU No. 7 / 1984 tentang Ratifikasi Konvensi PBB tenatang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan

8)      . UU No. 8 / 1998 tentang Pengesahan Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman Lain yang Kejam , Tidak Manusiawai, atau Merendahkan Martabat Manusia

9)      . UU No. 20 / 1999 tentang Ratifikasi Konvensi ILO 138 tentang Batasan Usia Kerja

10)  UU No. 1 / 2000 tentang Ratifikasi Konvensi ILO 182 Mengenai Pelarangan dan Tindakan Segera untuk Penghapusan Bentuk – bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak

6.      Instrumen kelembagaan HAM

a.      Komnas HAM ( Kepres No. 50 / 1993)

1)      . Tujuan Komnas HAM

2)      . Fungsi Komnas HAM

3)      . Wewenang Komnas HAM

b.      Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan ( Kepres No, 181 /1998)

c.       Pengadilan Hak Asasi Manusia ( UU No.26/2000 )

d.      Pengadilan HAM Ad Hoc ( UU No. 26/2000 )

e.       LSM Pro Demokrasi dan HAM

1)      . Kontras

2)      . ELSAM

3)      . YLBHI

4).     ICW

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s