LAPORAN BINTEK PENGEMBANGAN KARIR PTK DIKDAS :MGMP PKN SMP POKJA I KARANGANYAR

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam  Pembukaan  Undang-Undang   Dasar  (UUD)  Negara  Republik  Indonesia Tahun   1945   alinea  ke-empat   diamanatkan   bahwa   Pemerintah   wajib  melaksanakan pencerdasan kehidupan bangsa.  Untuk  mewujudkan cita-cita luhur itu, dalam BAB XIII PENDIDIKAN,  Pasal 31, diatur bahwa ayat (1)  Tiap-tiap warga Negara berhak mendapat pengajaran;  dan  ayat (2) Pemerintah mengusahakan dan  menjelenggarakan satu  sistim pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang.

Sejatinya, Pemerintah  telah  berupaya  untuk  merealisasikan  amanat tersebut  dari tahun  ke  tahun.  Pemerintah  juga  telah  menetapkan  berbagai  undang-undang  untuk mendukung   peningkatan   mutu   pendidikan   nasional   dalam   kerangka   pencerdasan kehidupan  bangsa.                                   Salah  satu  dari  undang-undang  dimaksud  yaitu  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor  20  Tahun 2003  tentang  Sistem Pendidikan Nasional. Pada Pasal  2  dalam  undang-undang  tersebut   ditetapkan  tujuan  pendidikan  nasional,  yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung  jawab.

Selanjutnya,  dalam  kerangka  mencapai  tujuan  pendidikan  nasional  sebagaimana diamanatkan  dalam  perundang-undangan,   Kementerian   Pendidikan  dan  Kebudayaan (Kemdikbud)  telah menetapkan visi Kemdikbud 2014, yaitu: “Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan Nasional  untuk  Membentuk  Insan Indonesia Cerdas Komprehensif“. Untuk  mencapai visi tersebut,  Kemdikbud telah menetapkan misi:   (1) M1: Meningkatkan Ketersediaan  Layanan   Pendidikan;  (2)  M2:   Meningkatkan   Keterjangkauan   Layanan Pendidikan; (3) M3: Meningkatkan Kualitas/Mutu  dan Relevansi Layanan Pendidikan; (4) M4:  Meningkatkan  Kesetaraan  dalam  Memperoleh  Layanan Pendidikan; dan  (5)  M5: Meningkatkan Kepastian/Keterjaminan  Memperoleh Layanan Pendidikan.

Berdasarkan tujuan, visi, dan misi pendidikan nasional tersebut,  Pemerintah melalui Direktorat                     P2TK    Dikdas,   Ditjen Dikdas, Kemdikbud,      telah   memformulasikan, melaksanakan, dan  mengembangkan  berbagai  kebijakan, program,  dan  kegiatan  demi terwujudnya   pendidikan   yang   bermutu   bagi anak  Bangsa  Indonesia. Formulasi, implementasi, dan  pengembangan  berbagai kebijakan, program,  dan  kegiatan tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya manusia Indonesia seutuhnya.

Dari   waktu  ke  waktu,  bangsa Indonesia menghadapi  berbagai   masalah  yang  sangat krusial  dan  perlu  dipecahkan secara cerdas  dan  bijak demi tercapainya  cita-cita yang amat  luhur  itu.  Salah  satu  masalah dimaksud  yaitu  rendahnya  kualifikasi  akademik, kompetensi, dan profesionalisme PTK  pendidikan dasar (dikdas), termasuk guru  sekolah menengah pertama (SMP) yang disinyalir  menjadi salah  satu penyebab rendahnya mutu pendidikan nasional.

Pemecahan  masalah   yang  terkait   dengan   rendahnya   kualifikasi akademik,   kompetensi,   dan   profesionalisme  guru   nasional  tersebut   tidak   mudah dipecahkan dengan serta  merta.  Hal demikian bukan hanya terkait dengan enerji, dana,

dan waktu, tetapi juga terkait dengan  ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan, dan kepastian jaminan mutu guru itu sendiri.

Sekaitan dengan  itu,  untuk  mendukung  terwujudnya  pendidikan yang  bermutu sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor  20  Tahun 2003   tentang   Sistem   Pedidikan  Nasional    Pasal   5   ayat   (1):    Setiap   warga  negara mempunyai  hak   yang  sama  untuk   memperoleh   pendidikan  yang  bermutu,   maka peningkatan kualifikasi akademik, kompetensi, dan profesionalisme, serta pengembangan karir  guru  nasional  tidak  dapat  ditunda  lagi.  Implikasinya adalah  Pemerintah  perlu menyiapkan  regulasi,  memformulasikan  kebijakan,  dan  mengemas  berbagai  program peningkatan kualifikasi akademik, kompetensi, dan profesionalisme, serta pengembangan karir guru sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Kemudian, Undang-Undang  Repubik Indonesia Nomor  14  tahun  2005  tentang Guru   dan   Dosen,  Pasal   8  mengamanatkan  bahwa  guru   wajib   memiliki kualifikasi akademik,  kompetensi,  sertifikat  pendidik,  sehat  jasmani  dan  rohani,  serta  memiliki kemampuan  untuk  mewujudkan  tujuan  pendidikan  nasional.  Sedangkan  pada  Pasal  9 mengatur  bahwa kualifikasi  akademik sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  8  diperoleh melalui pendidikan tinggi program sarjana atau program diploma  empat.  Sementara itu, Pasal 10 menegaskan bahwa ayat (1)  Kompetensi guru  sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8  meliputi  kompetensi  pedagogik,  kompetensi  kepribadian,  kompetensi  sosial,  dan kompetensi   profesional   yang   diperoleh   melalui  pendidikan   profesi;   dan   ayat   (2) Ketentuan  lebih lanjut  mengenai kompetensi  guru  sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Sejatinya,  guru  sebagai  tenaga      professional mempunyai tugas,  fungsi,dan kedudukan yang sangat sentral dan strategis  dalam penciptaan insan Indonesia cerdas, kompetitif, dan komprehensif. Oleh karena itu,   profesi   guru  harus  dikembangkan sebagai  profesi  yang  bermartabat.  Di  satu  sisi, pengembangan        guru sebagai profesi memerlukan suatu system pembinaan dan  pengembangan  profesi guru secara terprogram  dan  berkelanjutan.  Pada  sisi  yang  lain,  pembinaan  guru  sebagai  profesi memerlukan  pengembangan karir  yang  sesuai dengan  kebutuhan.   Artinya, pengembangan profesi  dan  karir  guru  khususnya, dan pengembangan karir  guru  pada umumnya  sangat  penting  dan  diperlukan  untuk  mendukung  terwujudnya  guru  yang profesional.

Berdasarkan  Peraturan Menteri   Negara  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permeneg PAN dan  RB)  Nomor  16  Tahun  2009  tentang  Jabatan Fungsional Guru  dan Angka Kreditnya, Pasal 1  butir  5, telah dirumuskan bahwa yang dimaksud   dengan pengembanganm keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi  guru   yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, dan berkelanjutan untuk meningkatkan  profesionalitasnya.  Pengembangan keprofesionalan dimaksud  merupakan   salah  satu   komponen   pada   unsur   utama  yang   kegiatannya diberikan angka kredit dan merupakan salah satu persyaratan yang  wajib  dipenuhi oleh guru  untuk  kenaikan pangkat/golongan dan jabatan setingkat lebih tinggi yang  dalam konteks ini sangat erat kaitannya dengan pengembangan karir guru.

Agar guru  dapat  memenuhi  angka  kredit  yang  diwajibkan untuk  pengusulan kenaikan pangkat/golongan dan          jabatan setingkat  lebih tinggi sebagaimana dipersyaratkan   pada  Permeneg  PAN  dan  RB   dimaksud,  maka  guru  dituntut  untuk meningkatkan  profesionalitasnya secara terus  menerus  melalui berbagai  upaya, antara lain melalui pendidikan, bimbingan teknis, workshop, pelatihan, pengembangan profesi, dan kegiatan   pendukung lainnya, baik melalui kegiatan di dalam maupun  di luar kelompok kerja. Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan akan mendukung pengembangan  karir guru yang    mampu membangun dan    merealisasikan target pembangunan pendidikan nasional.

Dalam upaya membangun dan  merealisasikan target  pembangunan  pendidikan nasional  tersebut,   Pemerintah  sangat  memerlukan   guru   yang  mampu   mengelola pembelajaran yang  bermutu dan bermakna untuk menyiapkan masa depan bangsa dan negara yang madani. Pemerintah  memerlukan guru  yang mampu membangun generasi muda   yang   bermartabat   dan   berbudaya,  serta   mampu   berpartisipasi   aktif  dalam pembangunan   nasional.  Pemerintah  memerlukan   guru   yang   dapat   menghantarkan generasi  muda untuk  bersaing dan memenangkan persaingan pada bursa tenaga  kerja global.

Sampai saat  ini, fakta objektif di lapangan menunjukkan kondisi  lain. Eksistensi guru nasional cenderung  kurang  membanggakan. Hal  demikian berakibat  pada lambatnya peningkatan  mutu  pendidikan nasional sehingga kurang mendukung terwujudnya sumber daya manusia (SDM)  pembangunan  nasional  yang  andal  dan profesional.  Akibatnya,  SDM nasional  kurang  mampu  bersaing secara optimum,  baik pada tataran nasional maupun internasional.Sehubungan     dengan itu, Pemerintah perlu meningkatkan  kompetensi, mengembangkan profesionalisme, dan  mengembangkan  karir   guru   nasional  melalui berbagai  daya  dan  upaya.  Salah  satunya  yaitu melalui pemberdayaan  kelompok  kerja, khususnya musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) untuk sekolah menengah pertama (SMP) di seluruh wilayah republik tercinta.  Hal  demikian karena secara empirik MGMP SMP tersebut  telah menunjukkan partisipasi aktifnya dalam peningkatan kompetensi dan profesionalisme  anggotanya  di  bidang  pembelajaran.  Oleh  karena  itu,  MGMP  SMP perlu   didukung   untuk   meningkatkan   frekuensi,   intensitas,   motivasi,  disiplin,  dan tanggungjawab  dalam  pengembangan   karir   anggotanya   secara  efektif,  efisien,  dan berkelanjutan.

Secara konstitusional,  pengembangan  profesi   dan  pengembangan  karir  guru, menurut  Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor  20  Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, merupakan kewajiban Pemerintah,pemerintah daerah, dan masyarakat.  .Artinya, pengembangan profesi  dan karir guru merupakan tanggung jawab kolektif  Pemerintah,  pemerintah daerah, dan masyarakat. Pada Pasal 44 ayat (1) ditegaskan bahwa: Pemerintah      dan pemerintah daerah  wajib membina    dan pengembangkan  tenaga  kependidikan  pada  satuan  pendidikan  yang  diselenggarakan oleh   Pemerintah   dan   pemerintah   daerah.   Sedangkan   dalam   Bab   XV Peran Serta Masyarakat  dalam  Pendidikan, Bagian  Kesatu  Umum,  Pasal  54  ditegaskan  bahwa  (1) Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga,organisasi profesi,pengusaha,         dan             organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu  pelayanaan pendidikan; (2) Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan penggunaan hasil pendidikan.

Sekaitan dengan  itu,  peran  serta masyarakat dalam penyelenggaraan dan pengendalian            pendidikan sebagaimana dimaksud,  termasuk pengembangan profesionalitas dan pengembangan karir  guru, perlu terus ditingkatkan secara optimum. Peningkatan peran serta kelompok kerja, khususnya MGMP SMP, dalam pengembangan karir guru  nya dapat dilaksanakan melalui berbagai upaya, salah satu diantaranya yaitu dengan memberikan dana bantuan (blockgrant).

Secara empirik, pemberian  bantuan dana kepada kelompok kerja guru, khususnya MGMP SMP, telah memberikan pengaruh  positif terhadap  peningkatan mutu  guru di tanah  air khususnya di kabupaten Karanganyar.   Pemberian bantuan   dana  kepada  MGMP   SMP  tersebut   telah   mampu mendorong  guru untuk mengembangkan karirnya  secara proporsional  dan membanggakan.

Sehubungan  dengan  itu,  Direktorat  P2TK Dikdas, Ditjen  Dikdas, Kemdikbud melaksanakan  program   pemberian  bantuan   dana  pengembangan   karir  PTK  dikdas melalui kegiatan  MGMP SMP Tahun 2012.  Pemberian  bantuan  dana  tersebut   diharapkan  dapat  mendorong  peningkatan  partisipasi  dan  kontribusi  MGMP  SMP dalam pengembangan  karir  guru serta partisipasi  dalam  peningkatan kemampuan mengajar mata pelajaran PKn.  Pada  gilirannya,  upaya  tersebut  diharapkan  berdampak  secara signifikan terhadap peningkatan   mutu guru khususnya guru PKn  yang  ditugaskan  sebagai guru  dikdas secara  nasional,   serta   berimplikasi   positif  terhadap   peningkatan   mutu   pendidikan menuju standar nasional pendidikan.

Guru merupakan pejabat fungsional dan professional yang harus menguasai empat kompetensi seperti yang termaktub dalam Undang-Undang No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Keempat kompetensi tersebut adalah kompetensi pedagogi, sosial, kepribadian, dan kompetensi professional. Lahirnya Undang-Undang Guru dan Dosen yang menyatakan bahwa tugas guru dan dosen adalah tugas profesional menuntut semua guru di negeri ini memenuhi kualifikasi dan profesionalitas yang ditentukan. Untuk memenuhi kriteria ini tugas guru tentu saja tidak semakin ringan. Guru yang tidak mau memenuhi tuntutan tersebut dengan sendirinya akan tenggelam dalam perubahan/kemajuan pendidikan yang semakin tidak bisa ia ikuti. Pada akhirnya guru seperti ini tidak mungkin mampu mengantarkan siswanya mencapai standar-standar yang telah ditentukan, terutama standar kompetensi lulusan.

Pengakuan kedudukan guru sebagai tenaga profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik. Guru sebagai tenaga profesional mempunyai arti bahwa pekerjaan guru hanya dapat dilakukan oleh seseorang yang mempunyai kualifikasi akademik, kompetensi dan sertifikat pendidik. Selain itu guru juga dituntut bisa membuktikan keprofesionalannya dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, terutama dalam melaksanakan tugas pembelajarannya sehari-hari.

Sebagai tenaga professional, guru harus selalu mengembangkan dan meningkatkan keprofesionalannya seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi yang semakin pesat, tak terkecuali dalam dunia pendidikan. Dalam rangka pengembangan profesi dan kesejahteraan guru pemerintah telah mengeluarkan beberapa regulasi teknis.

Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, serta Keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala BAKN Nomor 03/V/PB/2010, nomor 14  tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, pada prinsipnya bertujuan untuk membina karier kepangkatan, profesionalisme, martabat dan kesejahteraan  guru

Pada aturan tersebut, di antaranya dinyatakan bahwa untuk keperluan kenaikan pangkat/jabatan Guru Pembina /Golongan III ke atas, diwajibkan adanya angka kredit yang harus diperoleh dari Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjuta (PKB).  PKB adalah pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan, dan dapat meningkatkan keprofesionalannya.

Melalui sistem angka kredit itu, diharapkan  dapat diberikan  penghargaan secara lebih adil dan lebih professional terhadap pangkat guru, yang merupakan pengakuan profesi dan kemudian akan meningkatkan pula tingkat kesejahteraannya.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan terdiri dari  3 (tiga) macam kegiatan, yaitu:  (1) pengembangan diri PD), (2) Publikasi Ilmiah (PI),dan (3) Karya Inovatif (KI). Pengembangan diri terdiri atas kegiatan dikliat fungsional dan kegiatan kolektif guru. Publikasi ilmiah dirinci menjadi

  1. presentasi di forum ilmiah
  2. hasil penelitian
  3. tinjauan ilmiah
  4. tulisan ilmiah populer
  5. artikel ilmiah
  6. buku pelajaran
  7. modul/diktat
  8. buku dalam bidang pendidikan
  9. karya terjemahan
  10. buku pedoman guru

Dengan kejelasan penilaian pada KTI, kegiatan pengembangan profesi guru setidaknya sampai saat ini lebih cenderung diarahkan pada pembuatan Karya Tulis Ilmiah (KTI) terutama Penelitian tindakan Kelas atau PTK.

Karena regulasi di atas muncul beberapa masalah seputar pengembangan karier guru, terutama golongan III a ke atas yang perlu segera diantisipasi. Beberapa masalah tersebut adalah

  1. Banyak guru yang telah lama berada di golongan IVa, dan mereka sangat ingin  segera naik pangkat. Baik mereka yang memenuhi  persyaratan, ataupun tidak. Baik yang  berprestasi, maupun tidak.
  2. Dirasakan kewajiban pengumpulan angka kredit dari Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan  memberatkan dan membuat proses kenaikkan pangkat tidak lagi selancar proses kenaikkan pangkat sebelumnya.
  3. proses kenaikan pangkat sebelumnya – dari golongan IIIa ke IVa yang “relatif lancar”, menjadikan “kesulitan” memperoleh angka kredit dari kegiatan PKB, sebagai“hambatan yang  merisaukan
  4. Masih sangat  banyak guru yang membutuhkan peningkatan kemampuan dan kemauannya  agar dapat melakukan kegiatan Pengembangan Profesi dengan baik dan benar.
  5. Adanya berbagai isu negatif berkaitan dengan kenaikka ke pangkat IVb ke atas, seperti misalnya :  ada kuota penjatahan, perlu melalui jalan samping, dan lain-lain.
  6. Banyak guru yang telah mencoba mengumpulkan angka kredit pengembangan profesi, dan yang terbanyak melalui KTI, tetapi KTI-nya tidak memenuhi syarat dan TIDAK dapat diberi nilai.

B. Dasar Hukum

Dasar  hukum   yang  digunakan  sebagai acuan dalam  penyusunan  pedoman pemberian bantuan dana kepada MGMP SMP ini, antara lain:

  1. Undang-Undang  Dasar Republik Indonesia Tahun 1945: Pembukaan pada alinea  4,  dan Bab XIII Pendidikan, pasal  31,  ayat (1)  dan ayat (2);
  2. Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor  20  Tahun  2003  tentang  Sistem Pendidikan        Nasional, Bab  XI  Pendidik  dan  Tenaga  Kependidikan,  pasal  30 sampai dengan pasal 44;
  3. Undang-Undang    Republik        Indonesia      Nomor            33 Tahun 2004         tentang  Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah;
  4. Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor  14 Tahun 2005  tentang  Guru  dan Dosen;
  5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor  12 Tahun 2008  tentang  Perubahan Kedua Atas   Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor  32  Tahun  2004 tentang Pemerintahan Daerah,  BAB XII PEMBINAAN DAN PENGAWASAN, Pasal  217 ayat (1);
  6. Peraturan  Pemerintah  Republik  Indonesia  Nomor   19   tahun   2005   tentang Standar Nasional Pendidikan;
  7. Peraturan Pemerintah Nomor  55 Tahun 2007  tentang  Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan;
  8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor  5 Tahun 2010 tentang  Rencana Program Jangka Menengah Tahun 2010-2014;
  9. Peraturan  Pemerintah  Republik  Indonesia  Nomor   74  Tahun  2008   tentang Guru;
  10. Peraturan  Pemerintah  Republik  Indonesia  Nomor   48  tahun  2008   Tentang Pendanaan Pendidikan;
  11. Peraturan  Pemerintah  Republik  Indonesia  Nomor   65  Tahun  2005   Tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal;
  12. Peraturan   Presiden   Republik  Indonesia   Nomor    67   Tahun   2010   tentang Perubahan atas  Peraturan Presiden 24 Tahun 2010 tentang  Kedudukan, Tugas dan Fungsi Kementerian  Negara  serta Susunan Organisiasi, Tugas,        Lembaga Negara;
  13. Peraturan  Menteri  Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor  12  Tahun 2007  tentang Pengawas Sekolah;
  14. Peraturan  Menteri  Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor  13  Tahun 2007  tentang Kepala Sekolah;
  15. Peraturan  Menteri  Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor  16  Tahun 2007  tentang Kualifikasi Akademik PTK;
  16. Peraturan  Menteri  Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor  18  Tahun 2007  tentang Sertifikasi Guru;
  17. Peraturan  Menteri Agama  Nomor  11 Tahun 2007 tentang  Pengelolaan Pendidikan Agama pada Sekolah
  18. Peraturan  Menteri  Pendidikan Nasional  Republik Indonesia Nomor  39 Tahun 2009    tentang  Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Guru Yang Diangkat dalam Jabatan Pengawas Satuan Pendidikan;
  19. Peraturan  Menteri  Pendidikan Nasional  Republik Indonesia Nomor  36 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian  Pendidikan Nasional;
  20. Peraturan  Menteri  Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor  48  Tahun 2010 tentang Rencana Strategis Pembangunan Pendidikan Nasional 2010-2014;
  21. Peraturan  Menteri  Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor  15  Tahun 2010           tentang           Standar        Pelayanan    Minimal Bidang       Pendidikan   Dasar di Kabupaten/Kota;
    1. Peraturan  Menteri  Pemberdayaan  Aparatur   Negara  dan  Reformasi  Birokrasi Nomor  16 tahun 2009  tentang  Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
    2. Peraturan   Menteri   Pendidikan  Nasional   Nomor   35   Tahun   2010  tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
    3. Permendiknas Nomor  36 Tahun 2010 tentang  Organisasi dan Tata Kerja (OTK) Kementerian Pendidikan Nasional.
    4. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran  (DIPA) Direktorat  Pembinaan Pendidik dan Tenaga  Kependidikan Pendidikan Dasar, Direktorat  Jenderal  Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2012.

C.    Tujuan

Secara umum,  pemberian  bantuan  dana pengembangan  karir PTK dikdas ini  bertujuan  untuk   meningkatkan  keefektifan,  efisiensi,  dan  akuntabilitas  pelaksanaan MGMP PKn SMP

Secara  khusus,  pemberian bantuan  dana pengembangan  karir  PTK dikdas ini adalah untuk  meningkatkan  keefektifan  dan  efisiensi  MGMP PKn SMP  dalam  pengembangan karir  PTK SMP oleh  MGMP PKn  SMP Pokja I dan  peningkatan  kemampuan  mengajar  guru PKn SMP Poka I

D.     Sasaran

Sasaran pengguna bantuan dana pengembangan karir PTK dikdas ini, yaitu: MGMP PKn  SMP Pokja I

Secara khusus, sasaran penerima bantuan dana pengembangan karir PTK dikdas dalam program  ini, yaitu 35 orang guru PKn Pokja I .

E.     Hasil yang Diharapkan

Hasil  yang diharapkan dari  pelaksanaan Bintek pengembangan karir  PTK   dikdas  kegiatan  ini,  yaitu  .

  1. Agar guru PKn SMP Poja I memiliki kesamaan persepsi  dan komitmen yang tinggi untuk mengembangkan karir  guru  SMP  yang terhimpun  dalam kegiatan MGMP PKn  SMP Pokja I Jaten Karangnyar.;
  2. Agar guru PKn SMP mampu   meningkatkan                       motivasi,        frekuensi,      dan intensitas       kegiatan pengembangan    karir     guru
  3. Agar guru PKn SMP mampu   meningkatkan     pengembangan   karir   guru
  1. Manfaat

Bintek pengembangan karir PTK yang diselenggarakan MGMP dengan dana blockgrand sangat bermanfaat yaitu :

  1. Manfaat Teoretis

Manfaat yang diperoleh yaitu hasil Bintek tentang pengembangan karir PTK yang diselenggarakan  oleh MGMP PKn Pokja I Jaten  dapat dimanfaatkan untuk pengetahuan guru PKn.

  1. Manfaat Praktis bagi guru

Manfaat bagi guru sebagai motivasi guru untuk meningkatkan ketrampilan mengembangkan keprofesionalannya sebagai pendidik.

Selain itu juga guru termotivasi untuk pengembangan karir PTK melalui wadah MGMP PKn SMP sehingga mendorong peningkatan kompetensi, pengembangan profesionalisme, dan pengembangan karirnya .

  1.  Dampak

Dampak dari Bintek pengembangan karir  PTK ini, antara lain:

  1. meningkatnya frekuensi, intensitas, dan kebermaknaan saling tukar pikiran dan pengalaman antara anggota MGMP PPKn SMP Pokja I Jaten
  2. meningkatnya profesionalitas guru anggota MGMP PKn SMP Pokja I Jaten yang dibuktikan melalui perubahan perilaku, kreativitas, dan inovasi dalam pengembangan karir;
  3. meningkatnya keberdayaan guru anggota MGMP PKn SMP Pokja I Jaten  dalam pengembangan karir;
  4. meningkatnya perolehan angka kredit guru PKn SMP di Pokja I Jaten Karanganyar
  5. meningkatnya kenaikan pangkat, golongan, ruang, dan jabatan fungsional guru PKn SMP di Pokja I Jaten
  6. meningkatnya karir guru PKn SMP di Pokja I Jaten Karanganyar
  7. meningkatnya kegiatan MGMP PKn  SMP Pokja I Jaten Karanganyar;
  8. meningkatnya kinerja guru SMP PKn  di Pokja I Jaten Karanganyar.
  9. meningkatnya mutu dan kebermaknaan pembelajaran PKn di SMP khususnya Pokja I Jaten Karangnyar;
  10. meningkatnya mutu dan kebermaknaan pendidikan nasional;
  11. meningkatnya mutu dan kebermaknaan pembangunan nasional.

BAB II PELAKSANAAN

  1. A.    Tempat dan Waktu

Bintek / worshop Pengebangan Karir PTK Dikdas : MGMP PKn SMP Pokja I Jaten

  1. Tempat :         SMP Negeri 1 Jaten dengan alamat Jl. Solo Tawangmangu KM 7 Karanganyar.
  2. Waktu  :         Hari Selasa pukul 07.30 – 11.30 dan Kamis pukul 13.00 – 16.15 dan Jumat pukul 13.00 – 16.15.
  1. B.     Sarana dan Prasarana

Sarana dan Prasarana yang dipakai dalam Bintek atau Workshop Pengembangan Karir PTK Dikdas memalui MGMP PKn SMP Pokja I meliputi :

  1. Ruang bintek lengkap dengan meja kursinya
  2. Laptop dan LCD Proyektor
  3. MNT
  4. Kertas atau copy
  5. Kamera Photo
  1. C.    Deskripsi Program (Struktur Program, Silabus, Bahan Ajar)

Materi  yang  dapat  dikembangkan  dalam  program  pengembangan  karir  PTK dikdas,  untuk  pengembangan  profesionalisme  guru  PKN SMP,  yang  terdiri antara lain:

  1. Pengembangan Diri

Disesuaikan   dengan             kebutuhan  anggota      MGMP PKn SMP yaitu membahas tentang penilian kinerja guru dalam memperoleh angka kredit..

  1. Penulisan Publikasi Ilmiah, antara lain:
    1. Penulisan Hasil Penelitian;
    2. Penulisan Artikel Ilmiah
    3. Penulisan Tulisan Ilmiah Populer
    4.  Struktur  Program

No.

Bidang Kegiatan

Alokasi Waktu

Paparan Pengembangan Karir PTK SMP, yang meliputi: Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah, dan Karya Inovatif

5

  1. 2.
Kegiatan Identifikasi, perumusan masalah, dan Penyusunan draf proposal pengembangan karir PTK SMP

5

  1. 3.
Asistensi dan penyempurnaan draf proposal pengembangan karir PTK SMP; dan Penyusunan dan asistensi penyusunan instrumen

5

  1. 4.
Validasi dan perbaikan instrumen; Pengumpulan data (Collecting Data )

5

  1. 5.
Pengumpulan, entry, pengolahan (analisis dan interpretasi) data

5

  1. 6.
Pengolahan dan asistensi pengolahan  (analisis dan interpretasi) data

5

  1. 7.
Analisis dan interpretasi data

5

  1. 8.
Analisis, interpretasi data, dan penyusunan draf laporan

5

  1. 9.
Penyusunan laporan, Asistensi penyusunan laporan, dan Seminar

5

Perbaikan dan finalisasi laporan

5

Asistensi, finalisasi, dan prosentasi laporan

5

Paparan Penulisan Artikel Jurnal, Analisis Hasil Penelitian, Penulisan Artikel Jurnal, Asistensi Penulisan Artikel Jurnal

5

Analisis Hasil Penelitian, Penulisan Artikel Jurnal

5

Penulisan,  Review, dan finalisasi artikel Jurnal

5

Paparan Penulisan Karya Ilmiah Populer, Identifikasi dan perumusan Masalah, Penyusunan Draf Artikel Ilmiah Populer

5

Review Draf Artikel Ilmiah Populer, Finalisasi Artikel Ilmiah Populer

5

JUMLAH

80

.

  1.  Bagan Alir Kegiatan MGMP

Bagan alir pelaksanaan bimbingan teknis dan atau workshop pengembangan karir guru PKn  SMP Pokja I dapat dilihat pada gambar berikut.

  1. D.    Metode

Metode  yang digunakan dalam pelaksanaan bimtek atau workshop pengembangan karir  PTK  dikdas  ini, antara  lain:  ceramah,  tanya  jawab, diskusi, brainstorming, role playing, kerja kelompok, simulasi, peragaan, eksperimen, studi dokumen, presentasi, dan metode lain yang relevan

  1. E.     Jadwal/Agenda Kegiatan

 

Jadwal  Kegiatan Pengembangan Karir  PTK DIKDAS :  MGMP PKN  SMP POKJA I Jaten sebagai berikut :
N0 PUKUL KEGIATAN PENYAJI

TT

1

HARI SELASA TANGGAL 5 FEBRUARI 2013: PERTEMUAN I
07.30-08.15 Mengisi daftar hadir Pengurus MGMP
08.15-09.00 Pembukaan Workshop Drs. H. Suriyanto, M. Pd
09.00-09.45 Paparan Pengembangan Karir PTK SMP Drs. H. Suriyanto, M. Pd
09.45-10.00 Istirahat
10.00-10.45 Pengembangan Diri, Publiksasi Ilmiah Sunarto, S. Pd
10.45-11.30 Karya Inovatif FX. Parsono, S. Pd

2

HARI JUMAT  TANGGAL 8 FEBRUARI 2013: PERTEMUAN II
13.00-13.45 Identifikasi, perumusan masalah Sunarto, S. Pd
13.45-14.30 penyusunan draf proposal pengem FX. Parsono, S. Pd
14.30-15.15 bangan karis PTK SMP FX. Parsono, S. Pd
15.15-15.30 Istirahat
15.30-16.15 penyusunan draf proposal pengem Sunarto, S. Pd
16.15.17.00 bangan karis PTK SMP FX. Parsono, S. Pd

3

HARI SELASA TANGGAL 12 FEBRUARI 2013: PERTEMUAN III
07.30-08.15 Asistensi dan penyempurnaan draf Drs. Pranowo NS, M. H
08.15-09.00 proposaal  pengembangan karir Drs. Toni Harsan
09.00-09.45 PTK SMP dan penyusunan dan Drs. Pranowo NS, M. H
09.45-10.00 Istirahat
10.00-10.45 asistensi penyusunan instrumen Drs. Pranowo NS, M. H
10.45-11.30 proposaal  pengembangan karir Drs. Toni Harsan

4

HARI JUMAT TANGGAL 15 FEBRUARI 2013: PERTEMUAN  IV
13.00-13.45 validasi dan perbaikan instrumen, Sunarto, S. Pd
13.45-14.30 pengumupulan data ( Collecting data ) FX. Parsono, S. Pd
14.30-15.15 ( Collecting data ) FX. Parsono, S. Pd
15.15-15.30 Istirahat
15.30-16.15 validasi dan perbaikan instrumen, Sunarto, S. Pd
16.15.17.00 pengumupulan data FX. Parsono, S. Pd

5

HARI SELASA TANGGAL 19 FEBRUARI 2013: PERTEMUAN V
07.30-08.15 Pengumpulan, entry, pengolahan Drs. Pranowo NS, M. H
08.15-09.00 ( Analisis dan interprestasi data ) Drs. Toni Harsan
09.00-09.45 Pengumpulan, entry, pengolahan Drs. Pranowo NS, M. H
09.45-10.00 Istirahat
10.00-10.45 Pengumpulan, entry, pengolahan Drs. Pranowo NS, M. H
10.45-11.30 ( Analisis dan interprestasi data ) Drs. Toni Harsan

6

HARI JUMAT TANGGAL 22 FEBRUARI   2013 : PERTEMUAN VI
13.00-13.45 Pengolahan dan asistensi pengolahan Sunarto, S. Pd
13.45-14.30 ( Analisis dan interprestasi ) data FX. Parsono, S. Pd
14.30-15.15 Pengolahan dan asistensi pengolahan FX. Parsono, S. Pd
15.15-15.30 Istirahat
15.30-16.15 Pengolahan dan asistensi pengolahan Sunarto, S. Pd
16.15.17.00 ( Analisis dan interprestasi ) data FX. Parsono, S. Pd

7

HARI SELASA TANGGAL 26 FEBRUARI 2013: PERTEMUAN VII
07.30-08.15 Analisis dan interprestasi data Drs. Sutrisno, M.Hum
08.15-09.00 Analisis dan interprestasi data Drs. Sutrisno, M.Hum
09.00-09.45 Analisis dan interprestasi data Drs. Sutrisno, M.Hum
09.45-10.00 Istirahat
10.00-10.45 Analisis dan interprestasi data Drs. Sutrisno, M.Hum
10.45-11.30 Analisis dan interprestasi data Drs. Sutrisno, M.Hum

8

HARI JUMAT  TANGGAL 1  MARET 2013: PERTEMUAN VIII
13.00-13.45 Analisis dan interprestasi data Winarsih, S. Pd
13.45-14.30 Penysusnan draf laporan Joko Budiyono, S. Pd
14.30-15.15 Penysusnan draf laporan Winarsih, S. Pd
15.15-15.30 Istirahat
15.30-16.15 Penysusnan draf laporan Winarsih, S. Pd
16.15.17.00 Penysusnan draf laporan Joko Budiyono, S. Pd

9

HARI SELASA TANGGAL 5 MARET  2013: PERTEMUAN IX
07.30-08.15 Penyusunan Laporan, Drs. Pranowo NS, M. H
08.15-09.00 Asistensi penyusunan laoporan Drs. Toni Harsan
09.00-09.45 Seminar Drs. Pranowo NS, M. H
09.45-10.00 Istirahat
10.00-10.45 Seminar Drs. Pranowo NS, M. H
10.45-11.30 Seminar Drs. Toni Harsan

10

HARI JUMAT  TANGGAL 8 MARET 2013: PERTEMUAN X
13.00-13.45 Perbikan dan Finalisasi Laporan Sunarto, S. Pd
13.45-14.30 Perbikan dan Finalisasi Laporan FX. Parsono, S. Pd
14.30-15.15 Perbikan dan Finalisasi Laporan FX. Parsono, S. Pd
15.15-15.30 Istirahat
15.30-16.15 Perbikan dan Finalisasi Laporan Sunarto, S. Pd
16.15.17.00 Perbikan dan Finalisasi Laporan FX. Parsono, S. Pd

11

HARI SELASA TANGGAL 12 MARET 2013: PERTEMUAN XI
07.30-08.15 Asistensi , finalisasi dan presentasi Drs. Pranowo NS, M. H
08.15-09.00 laporan Drs. Toni Harsan
09.00-09.45 Asistensi , finalisasi dan presentasi Drs. Pranowo NS, M. H
09.45-10.00 Istirahat
10.00-10.45 Asistensi , finalisasi dan presentasi Drs. Pranowo NS, M. H
10.45-11.30 Asistensi , finalisasi dan presentasi Drs. Toni Harsan

12

HARI JUMAT TANGGAL 15 MARET  2013: PERTEMUAN XII
13.00-13.45 Paparan Penulisan Artikel Jurnal Winarsih, S. Pd
13.45-14.30 Analisis Hasil penelitian Joko Budiyono, S. Pd
14.30-15.15 Penulisan Artikel Jurnal Winarsih, S. Pd
15.15-15.30 Istirahat
15.30-16.15 Asistensi Penulisan Artikel Jurnal Winarsih, S. Pd
16.15.17.00 Asistensi Penulisan Artikel Jurnal Joko Budiyono, S. Pd

13

HARI  SELASA TANGGAL 19 MARET 2013: PERTEMUAN XIII
07.30-08.15 Analisis Hasil penelitian Sunarto, S. Pd
08.15-09.00 Penulisan Artikel Jurnal FX. Parsono, S. Pd
09.00-09.45 Penulisan Artikel Jurnal FX. Parsono, S. Pd
09.45-10.00 Istirahat
10.00-10.45 Penulisan Artikel Jurnal Sunarto, S. Pd
10.45-11.30 Penulisan Artikel Jurnal FX. Parsono, S. Pd

14

HARI JUMAT TANGGAL 22 MARET 2013: PERTEMUAN XIV
13.00-13.45 Penulisan Review dan finalisasi Sunarto, S. Pd
13.45-14.30 Artikel Jurnal FX. Parsono, S. Pd
14.30-15.15 Penulisan Review dan finalisasi FX. Parsono, S. Pd
15.15-15.30 Istirahat
15.30-16.15 Penulisan Review dan finalisasi Sunarto, S. Pd
16.15.17.00 Penulisan Review dan finalisasi FX. Parsono, S. Pd

15

HARI SELASA TANGGAL 25 MARET 2013: PERTEMUAN XV
07.30-08.15 Papara Penulisan Karya Ilmiah Populer Drs. Pranowo NS, M. H
08.15-09.00 Identifikasi,dan perumusan masalah Drs. Toni Harsan
09.00-09.45 Penyusunan Draf artikel Ilmiah Poluler Drs. Pranowo NS, M. H
09.45-10.00 Istirahat
10.00-10.45 Penyusunan Draf artikel Ilmiah Poluler Drs. Pranowo NS, M. H
10.45-11.30 Penyusunan Draf artikel Ilmiah Poluler Drs. Toni Harsan

16

HARI KAMIS  TANGGAL 28 MARET 2013: PERTEMUAN XVI
13.00-13.45 Review Draf Artikel Ilmiah Populer Drs. Pranowo NS, M. H
13.45-14.30 Fimalisasi Artikel Ilmiah  Populer Drs. Toni Harsan
14.30-15.15 Fimalisasi Artikel Ilmiah  Populer Drs. Pranowo NS, M. H
15.15-15.30 Istirahat
15.30-16.15 Penutupan Workshop Pengurus MGMP
  1. F.           Nara Sumber/Penyaji/Penatar

Nara sumber/penyaji dalam bimbingan teknis dan atau workshop pengembangan karir   ini,   antara  lain  terdiri   dari   unsur:   peguruan   tinggi,  guru inti,      unsur    MGMP/KKKS/MKKS,dan  unsur dinas pendidikan kabupaten/kota

Daftar narasumber :

NO

NAMA / NIP

Jabatan

1

Drs. Pranowo NS, M.H19550712 198303 1 002 Dosen Univet Sukoharjo

2

Drs. Toni Harsan19600606 198703 1 002 Dosen Univet Sukoharjo

3

Drs. Sutrisno, M.Hum19620617 198903 1 011 Kasi SMP Dinas Dikpora Kab. Karanganyar

4

Drs. Suriyanto, M. Pd19620402 198501 1 003 Kepala SMP N 1 Jaten  ( MKKS )

5

Sunarto, S. Pd19600516 198112 1 001 SMP N 1 Jaten ( Instruktur PKn / Ketua MGMP PKn )

6

FX. Parsono, S. Pd SMP N 2 Kebakkramat ( Instruktur PKn ? Bendahara MGMP PKn )
19610103 198112 1 002

7

Joko Busdiyono, S. Pd SMP N 1 Gondangrejo ( Pengurus MGMP PKn )
19600815 198603 1 011

8

Winarsih, S. Pd19630824 198403 2 004 SMP N 3 Colomadu ( Pengurus MGMP PKn )
  1. G.             Peserta

Bintek / workshop pengembangan karir PTK untuk MGMP PKn SMP Pokja I Jaten Karangnyar diikuti 98 % anggota MGMP dengan daftar sebagai berikut :

NO

NAMA / NIP

GURU SMP

1

Sunarto, S. Pd SMP N 1 Jaten
19600516 198112 1 001

2

FX. Parsono, S. Pd SMP N 2 Kebakkramat
19610103 198112 1 002

3

Dwi Subiyanto, S. Pd SMP N 3 Gondangerejo
19731008 201001 1 006

4

Endang Lastiningsih, S.Pd SMP PGRI 12  Kebakkramat

5

Dwi Fitri Lestari,S. Pd SMP N 2 Colomadu
19681219 200801 2 005

6

Dra. Aning Wijayanti SMP N 2 Colomadu
19650615 200604 2 002

7

Abdul Rahman Aly SMP Muh 1 Gondangrejo
19670522 200801 1 002

8

Sumarsih, S. Pd MTs N Gondengrejo
19800114 200710 2 001

9

Eni Sulistyowati, S. Pd MTs N Gondengrejo
19770310 200710 2 001

10

Tatik Susilowati, S. Pd SMP N 3 Gondangerejo
19720522 200701 2 008

11

Dwi Lestari SMP N 1 Gondangrejo
19680915 199802 2 003

12

Siti Musriah SMP N 1 Kebakkramat
19600717 198103 2 003

13

Joko Busdiyono, S. Pd SMP N 1 Gondangrejo
19600815 198603 1 011

14

Sutiyono, S. Pd SMP N 3 Kebakkramat
19710614 199802 1 004

15

Drs. Harry Pramudjoko SMP N 1 Kebakkramat
19680115 199703 1 003

16

Drs. Setiyono Widodo SMP N 2 Jaten
19590519 198603 1 011

17

Ariyono, S. Pd SMP Angkasa Colomadu

18

Dra.Sri Haryatmi SMP Angkasa Colomadu

19

Supanti, S. Pd SMP N 3 Colomadu
19690201 200801 2 016

20

Sri Surtini, S. Pd SMP N 3 Colomadu
19550220 198303 2 004

21

Winarsih, S. Pd SMP N 3 Colomadu
19630824 198403 2 004

22

Dra. Sri Handayani SMP Muh. 8 Kb. Kramat

23

Herni Hartiwi SMP Muh. 9 Jaten
19720923 200801 2 007

24

Dra. Umi Salamah SMP N 3 Gondangrejo
19660316 199903 1 001

25

Dra. Tri Murdaryati SMP PGRI 13 Gd.Rejo

26

Farikhah Yui SMP N 1 Jaten
1963628 1983 2 001

27

Titiek Iswahyuni SMP N 1 Colomadu
19610721 198401 2 001

28

Dra. Sanem SMP N 1 Colomadu
19620505 199512 2 001

29

Drs. Sularko SMP N 1 Gondangrejo
19630827 199312 1 001

30

Sri Wahyono SMP N 1 Colomadu
19610302 198301 1 001

31

Basuki SMP N 2 Gondangrejo
19580306 198703 1 007

32

Mastukin, S. Pd MTs N Gondangrejo
19610528 199803 1 001

33

Sri Dwi Retnowatik, S. Pd SMP N 2 Colomadu
19610128 198403 2 003

34

Narfa `u SMP N 2 Gondangrejo
19590604 198610 1 023

35

Drs. Sudarto SMP N 3 Kebakkramat
19590910 198103 1 017
  1. Kepanitiaan

Untuk memperlancar pelaksanaan bintek dengan panitia sebagai berikut :

NO

NAMA / NIP

Jabatan

GURU SMP

1

Sunarto, S. Pd Ketua SMP N 1 Jaten
19600516 198112 1 001

2

Winarsih, S. Pd Sekretaris SMP N 3 Colomadu
19630824 198403 2 004

3

FX. Parsono, S. Pd Bendahara SMP N 2 Kebakkramat
19610103 198112 1 002

4

Joko Budiyono, S. Pd Anggota SMP N 1 Gondangrejo
19600815 198603 1 011

5

Warseno Anggota SMP N 1 Jaten
19640727 200701 1 017
  1. Penggunaan Dana

Dana bantuan dialokasikan sebagai berikut :

URAIAN

Volume

Satuan

Harga

Jumlah

A. Persiapan    

       1,400,000

Proposal dan Persiapan

1

Set Proposal

   1,400,000

       1,400,000

B. Anggaran Pelaksaaan      

25,200,000

Penyaji Perguruan TinggiMKKS

Penyaji Guru Inti

Konsumsi

Panitia

Photo Copy

Transpot

10

Orang       500,000

       5,000,000

1

Orang       400,000

          400,000

22

Orang       100,000

       2,200,000

560

Orang          15,000

       8,400,000

80

Orang            9,000

          720,000

2400

Lembar               150

          360,000

560

Orang          14,500

       8,120,000

C. Publikasi

          700,000

1

Set Publikasi       700,000

          700,000

D.  Pelaporan       

       700,000

   

1

Set Laporan       700,000

          700,000

Jumlah

    28,000,000

BAB III : HASIL,EVALUASI,  MASALAH DAN PEMECAHAN, DAN TINDAK LANJUT

  1. A.          Hasil Pelaksanan Kegiatan

Indikator   keberhasilan  dalam  pelaksanaan  kegiatan Bintek/workshop pengembangan  karir PTK           dikdas, yang diselenggarakan oleh MGMP PKN SMP Pokja I Jaten  98 %  (  35 )  anggota            MGMP PKN SMP Pokja I  Jaten Karangnyar telah mengikuti kegiatan tersebut dengan hasil sebagai berikut :

  1. Meningkatnya        kesamaan         persepsi            dan       komitmen  yang tinggi   untuk mengembangkan karir guru anggota MGMP PKn SMP Pokja I Jaten dalam menyikapi penilaian kinerja guru yang diberlakukan mulai tahu 2013 yang mewajibkan guru untuk mengembangkan karya ilmiah sebagai syarat kenaikan pangkat.
  2. Meningkatnya motivasi, frekuensi, dan intensitas kegiatan pengembangan karir bagi guru anggota MGMP PKN SMP Pokja I Jaten
  3. Meningkatnya   pengembangan karir guru  anggota MGMP PKn SMP Pokja I Jaten yang disesuaikan dengan  kebutuhan anggota.
  1. B.           Evaluasi  Pelaksanan Kegiatan

Kegiatan bintek/ workshop pengembangan karir PTK dikdas dimaksudkan  untuk  menigkatkan kinerja guru dalam rangka memajukan dan meningkatkan kwalitas atau mutu pendidikan yang diharapkan masyarakat dan pemerintah. Bintek / workshop pditanggapi positif oleh semua anggota MGMP PKn SMP Pokja I Jaten Karanganyar sehingga pelaksanaan selama 16 pertemuan tersebut ternyata guru belum maksimal dalam melatih diri untuk mengembagkan  karir lewat penulisan karya ilmiah / penelitian tindakan kelas. Hal ini belum terbiasnya guru dalam mengadakan penelitian atau menulis masalah pembalajaran yang dihadapi dalam proses belajar mengajar di dalam kelas.

Dengan adanya bintek pengembangan   karir   PTK  Dikdas khususnya guru PKn Pokja I Karanganyar antosias sekali untuk melatih diri mengembangkan penulisan karya inovatif, hal ini terbukti semua peserta telah berlatih membuat proposal dan seminar.

Dalam kerangka mengoptimumkan akuntabilitas dan kebermaknaan implementasi pengembangan  profesionalisme  dan  karir  PTK dikdas yang  dibiayai  dengan  bantuan dana  pengembangan  karir  PTK  dikdas dan  bersumber  dari  APBN, pelaksanaan kegiatan di MGMP PKn SMP penerima bantuan dana pengembangan karir PTK dikdas dilaksanakan sesuai pedoman yang ada.

Untuk memotret tingkat keberhasilan pengembangan  profesionalisme  dan  karir  PTK  dikdas, MGMP PKn SMP Pokja I mengadakan pertemuan rutin anggota untuk berdiskusi permasalahan dalam mengembangkan karir guru PKn.

Maka sebagai evaluasi bahwa perlunya selalu mengadakan pertemuan anggota MGMP PKn SMP Pokja I yang tidak tergantung pada ada bantuan atau tidak seperti yang telah dilaksanakan oleh MGMP PKn SMP Pokja I dan sangat diharapkan bantuan dana dalam kegiatan MGMP PKn SMP dalam mengembangkan kinerja guru yang semakin professional.

  1. C.             Masalah dan Pemecahan

Masalah-masalah yang dihadapi selama  Kegiatan Bimtek Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikdas MGMP PKn SMP Pokja I Kabupaten Karanganyar  dan pemecahannya adalah sebagai berikut:

NO

MASALAH

PEMECAHAN

1 Banyak guru PKn SMP Pokja I Jaten Karanganyar banyak yang mengajar sebagai guru kunjung di sekolah lain untuk memenuhi beban mengajar 24 jam ·    Pelaksanaan apabila pagi waktu disesuaikan dengan diundur 2 jam dari adwal. Pelaksanaan sore tidk masalah
2 Waktu pelaksanaan kegiatan berbenturan dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah Kegiatan Bimtek PTK Dikdas MGMP PKn SMP Pokja I Jaten  dilaksanakan pada hari Selasa dan Jumat sesuai alokasi waktu untuk kegiatan rutin MGMP PKn  SMP Pokja I Jaten  dan pada hari libur menyesuaikan dengan kondisi di lapangan
3 Kemampuan  dasar peserta dalam membuat karya tulis ilmiah atau Penelitian Tindakan Kelas masih rendah. Melaksanakan bimbingan Penelitian Tindakan Kelas secara terpadu melalui tatap muka dan non tatap muka melalui via email.
4. Semangat peserta semakin rendah ketika menemui banyak kendala pada saat penyusunan proposal dan pengambilan data awal di lapangan tempat penelitian berlangsung Memberikan motivasi kepada peserta yang dapat menyelesaikan tugas penyusunan proposal PTK dengan memberikan honor dan transport kepada peserta.
5 Waktu penyusunan dan penelitian kurang sehingga untuk konsultasi kepada dosen pembimbing sering kesulitan Tugas- tugas dikerjakan di luar kegiatan bintek atau di sekolah masing selama tidak ada MGMP atau bintek dan konsultasi lewat HP dan Email.
6 Sarana dan prasaranaa.    Ruang sering brpindah – pindah karena ruang yang dipakai berbenturan dengan kegiatan dari kelompok lain di luar bintek ·    Ruang disesuaikan dengan keadaan dan kesediaan sekolah

 

  1. D.             Tindak Lanjut

Tindak lanjut pelaksanaan  Kegiatan Bimtek Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikdas MGMP PKn SMP Pokja I Jaten Karangnyar  adalah berupa kegiatan sebagai berikut:

  1. Mempublikasikan kegiatan ini melalui media cetak
  2. Mempublikasikan kegiatan ini melalui blog MGMP PKn SMP Pokja I Jaten Karangnyar
  3. Memotivasi peserta yang sudah disetujui judul dan proposal PTK-nya oleh pembimbing dari Dosesn Univet Sukoharjo  untuk melanjutkan Penelitian tindakan Kelas sampai tuntas dan masuk jurnal Cakrawala sehingga dapat digunakan untuk melengkapi persyaratan kenaikan pangkat guru dan penetapan angka kreditnya.
  4. Mensosialisasikan hasil kegiatan ini kepada guru-guru PKn Pokja I  Jaten yang belum pernah mengikuti kegiatan sejenis.
    1. Membuat laporan akhir hasil kegiatan.
    2. Mengirimkan laporan hasil kegiatan Bimtek Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan PTK Dikdas melalui Blockgrant MGMP PKn SMP ke Dirjen Dikdas Kemdikbud di Jakarta. Dan mempublikasikan lewat blog Sony Parsono dan www. Smpn2_kebakkramat.sch.id

BAB IV  PENUTUP

  1.  Kesimpulan

Melalui program kegiatan yang dilaksanakan oleh MGMP PKn  SMP Pokja I Jaten Karangnyar diharapkan dapat menghasilkan  guru  yang mampu melakukan berbagai kegiatan guna mengembangkan dan meningkatkan karirnya, antara lain memeliki pemahaman yang lebih baik terhadap kompetensi paedagogik, kepribadian, sosial dan profesional serta melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan yang ditujukan   untuk menjaga dan meningkatkan kompetensi dan  profesionalisme guru agar dapat memberikan layanan prima dan menjamin pelaksanaan proses pembelajaran yang berkualitas. Dengan demikian  MGMP akan  menjadi forum kendali dan penjaminan dalam rangka peningkatan mutu guru dan pendidikan.

Disamping itu sebagai upaya peningkatan kompetensi pelaksanaan program pengembangan  keprofesian berkelanjutan bagi  guru, hasil – hasil pelaksanaan kegiatan MGMP diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk memenuhi persyaratan angka kredit dalam pengembangan karir guru.

  1. Rekomendasi

Agar seluruh profesi guru memahami tentang pengembangan karier pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) DIKDAS sebaiknya :

  1. Untuk Pemerintah (melalui Direktorat P2TK Dikdas, Dirjen Dikdas, Kemendikbud) memberikan dana dan bimbingan pengembangan karier PTK DIKDAS dengan cara meningkatkan program-program yang berkaitan dengan hal tersebut.
  2. Untuk Dinas Pendidikan Kabupaten (melalui Pengawas Sekolah) pengawas memberikan layanan bimbingan dan pemahaman mengenai pengembangan karier PTK DIKDAS kepada guru-guru bimbingannya.
  3. Untuk Guru
    1. Memahami pengembangan karir PTK DIKDAS
    2. Mempersiapkan pengembangan karir PTK DIKDAS
    3.  Melaksanakan pengembangan karir PTK DIKDAS

Besar harapan kami untuk mendapatkan Bantuan Dana Pengembangan Karir Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) dari DIKDAS,  atas perhatian dan bantuan semua pihak  kami ucapkan terima kasih.

One thought on “LAPORAN BINTEK PENGEMBANGAN KARIR PTK DIKDAS :MGMP PKN SMP POKJA I KARANGANYAR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s